Showing posts with label Cucu2ku. Show all posts
Showing posts with label Cucu2ku. Show all posts

Monday, March 5, 2012

Cerita Bergambar (4)




Assalamualaikum dan Selamat Sejahtera


Ajim.com
(continued from last episode)


Follow-up report by . . . you know who:


Kind readers out there . . . remember the phone call the 'King' made last CB (3)? It was directed to his Mum (d old Q of course). The 'King' wished for another outlet to shower his energy into . . . after showing no interest in works leading to the demolition of the castle!



e-l-l-o . . . Mak . . .

His wish was duly granted. The King's mother (perhaps not wanting to face the possibility of being 'harassed' by the King's persistent request) . . . agreed to supply an equipment to the 'King' to start his business rolling.



Nah ambil ini . . .

mak dah buat
benda ni ha . . . balunlah . . .


amik . . . amik . . .
but you'd better be a kompang pro!


The above photographic evidence was repeatedly shown to highlight the urgency of the matter. Whatever the reason or situation is . . . I will leave the rest to you readers to make your hypothesis . . . Bro writer cum neighbour of mine might just be able to help . . .


Sgd: Computer Generated



Alahai si omputih ni . . . apa yang teman nak cakap lagi . . . melainkan (seperti kata-kata biasa . . . dalam acara-acara cungkil bakat yang dipaparkan melalui media cetak atau elektronik arus perdana . . .) " Stars are born. Ajim. com (for kompang?) established" . . . Entah le apa-apa lagi. Lantok kome le!




Ha, puas hati dah dapat benda ni . . . bolehlah try sikit . . .camna sound gaknya . . .


pak pak pak pak pung . . . pak pak pak pak pung . . . pung-ng-ng



Teruskan saja balun kompang tu . . . sehingga ada 'tangan luar' campur tangan suruh stop . . .


Foto-foto di atas menunjukkan
kesungguhan Ajim bermain kompang . . .
masa energetic dan happy . . . takpe ok balun . . .


Tapi . . . bila dah penat atau naik fed up . . . mulalah jalan-jalan . . .



. . . cari akal untuk beraksi lebih hebat . . . Hilang gak rasa boring . . .



Tengok ni . . . 'langkah-langkah' seni kaki bersiri . . .



berserta seni cangkungnya sekali . . . ha ah sambil mencari rentak lagi . . . untuk



. . . menunjukkan teknik duduk (gaya pro) . . . atas tempat duduk bulat seperti ini . . .



. . . tempat duduk yang aka kompang!
Pro tu beb . . . 2 in 1



Apa yang menjadi kenyataan ialah rumah teman sekarang dah ada group kompang yang berlatih dari masa ke masa di bawah instructor(s) berkebolehan dan boleh dipercayai.




. . . and - dot com stars were born . . . to add colours to Atuk's d'SUARANG

under the guidance of able bodied bagpipes instructors from the hills of Scotland


Ya . . . demikian cerita kelahiran group kompang di d'SUARANG







balun beb balun . . . balun sampai boleh . . .



yale . . . yale . . . yale . . . yale . . . yale ----------> sampai fine . . .


Semuanya berpunca daripada si Ajim ('King' kastil yang pupus) tidak berminat dengan kastil lagi tetapi amat tertarik kepada rhythm and soul of the kompang.

Syabas 'King'. Teman OK aje. Teman suka ge bisin-bisin tu. Alahai . . .









 
dsuarang. blogspot. com

Thursday, March 1, 2012

Cerita Bergambar (3)





Assalamualaikum dan Selamat Sejahtera


Ex King of The Castle . . . Now What?


My Omputih Neighbour's Comment:


If you kind readers out there did by chance browsed through Cerita Bergambar (2) in this series . . . you would not have missed the episode . . . re the castle @ d'SUARANG suffering a fate similar to that of Atlantis the Lost City!

Well . . . the 'king' (of that castle) . . . managed to avoid being responsible for the castle's extinction. He was not involved at all in that particular incident which led to the castle being demolished!



The King


'King' Ajim aka Azim Muqry Basrie aka Amb was exceptionally well-behaved that day! Or . . .was he merely putting up an act?

Should that be the case . . . Ajim must be awarded the best actor's award for being the most convincing actor of that 'gentle kid' role . . .


Play acting?


But . . . play acting he was not . He was genuinely true . . . in being himself that day! Hmm . . . his Atuk would surely be the person most surprised for that . . . he, he.


Sgd: JOA (Jiran Omputih Anda)





Hmm . . . who will not fall
for that 'gentle kid' image!


Ha ah . . . dah le tu omputih ooi. Bio teman ambil alih lak. Teman memang tak sangka le si 'king' Ajim tu akan berkelakuan contoh pada hari tu.

Dia langsung tak campur (tak ambil pot, kata dema sekarang) dalam tindak tanduk negatif dua orang sepupunya . . . si Amad dan si Umar tu . . .



I'm clean . . . man!



Ha ah . . . that's me


Agaknya dia dah ada minat lain daripada hanya bekerja memusnahkan kastil tu . . . Entah le . . . Teman pun dah naik tak berani nak mengandaikan apa-apa . . .



Alahai . . . What's next . . . 
ah yeah . . .


Kita lihat aje . . . apa yang terjadi selepas episod 'kehilangan' kastil itu. Saksikan dalam Cerita Bergambar (4) yang akan datang . . . Bye.



yeah . . . just let me call someone up first . . .










dsuarang.blogspot.com

Thursday, February 23, 2012

Cerita Bergambar (2)





Assalamualaikum dan Selamat Sejahtera



Pupusnya Sebuah Kastil


Kisah ini sepatutnya terbit lebih awal daripada Cerita Bergambar (1). Disebabkan beberapa masalah teknikal . . . baru hari ini dapat diterbitkan.

Kisah ini tidaklah sehebat lagenda The Lost City of Atlantis . . . Ceritanya cuma tentang pupusnya sebuah kastil atau istana kota . . . itu pun kastil mainan. Bagaimana berlakunya kepupusan itu? Mari kita ke TKP (Tempat Kejadian Peristiwa) mengambil tagline sebuah rancangan tv luar negara yang sedang popular di tanah air kita sekarang.

Di kastil inilah, pada pagi hari Isnin 13 Februari 2012, cucu sulung teman . . . si Ahmad Iman Iskandar aka Amad (Aii) . . . sedang tekun menjalankan aktiviti membaca bukunya.









Amad . . . sebagaimana dia dikenali di dunia sebelah sini . . . gembira duduk relaks atau berbaring sambil menikmati bahan kandungan buku yang ditatapnya.

Dia terus sahaja memegang dan membelek-belek buku itu tanpa menghiraukan apa yang berlaku di sekelilingnya. Suasana tenang.

Tiba-tiba Amad bangun dan berlari keluar. Dia meninggalkan kastil dengan tergesa-gesa. Mengapa agaknya? Tak tahulah teman akan sebabnya . . .








Apabila teman menjenguk ke ruang hadapan . . . kelihatan dua lagi cucu teman tiba. Si Ajim (Azim Muqry Basrie) dan si Umar Ilham Majid (Uim) dah tiba!

Nah . . . sebentar lagi tentu jadi gamat keadaannya . . . fikir teman. Memang tepat apa yang teman fikirkan. Amad dan Umar mula menunjukkan aksi-aksi akrobatik dan gerakan gimnastik yang luar biasa. Melompat, menerjah, berguling-guling dsb. Budak-budak le katakan!









Suara dan jeritan yang hiruk pikuk daripada keadaan sedemikian tak usahlah dihairankan lagi. Amad dan Umar sangat teruja menunjukkan skill masing-masing.

Teman macam kedengaran mereka berceloteh . . . "Enjoy while you can . . . bro," "Yeah bro, this is perfect. This is D-moment!"







Ajim kurang menyerlah aksinya. Mungkin dia tidak selesa beraktiviti sedemikian. Mungkin juga dia takut . . . he, he. Dia membawa diri . . . bersendirian.

Aktiviti dua bersepupu itu berterusan selama hampir dua jam. Amad lompat Umar tarik. Umar berguling Amad terjun. Pendeknya mereka berdua menjunam ke sana dan menjunam ke sini. Macam tak terkawal lagi pergerakan mereka . . . Sapa punya cucu-cucu ni?





Tiba-tiba teman terdengar suara nyaring Opah mereka. Alahai . . . rupanya si Opah dah terkejut melihat kastil 'berangin' itu hampir tumbang dibuat kedua-dua orang penghuni kecilnya.

Si Amad dan si Umar hampir tercampak ke atas lantai . . . hampir terkena pintu yang sedia terbuka berdekatan tempat kastil terpasang!

Apa lagi . . . si Opah pun berkata,"Buka sahaja kastil ini . . . kalau tak tahu nak bermain dengan betul!"

Tambah Opah lagi . . . " Keluarkan . . . lepaskan angin kastil ni . . . dan simpan aje bila dah kempis benda ni nanti!"






Pulang saja ibu dan bapa saudara cucu-cucu teman itu dari pejabat masing-masing pada sebelah petang . . . Opah pun menyuruh mereka melakukan dengan serta-merta kerja mengempiskan kastil yang tadinya terbina dengan gah sekali!

Maka . . . selepas itu . . . pupuslah kewujudan kastil atau istana kota berisi angin itu dari pandangan ramai. Tamatlah riwayat kastil yang baru sekali terpasang sejak dihadiahkan kepada si Amad!







Teman bernostalgia . . . mengimbas kembali kisah Atlantis yang pernah teman baca waktu dulu-dulu.


Ha ah . . . menggigit jari jadinya cucu-cucu teman yang begitu bersemangat sebagai akrobat dan ahli gimnastik pada tengah hari tadi. Tak dapatlah tunjuk bakat lagi.


Kesian juga teman melihat mereka itu . . . tapi diam-diam teman berasa lega. Aman le sikit selepas ini, he, he.





Begitu salah satu keseronokan bercucu weh. " Money can't buy . . . man," kata si jiran . . . jiran mana lagi . . . kalau tak si Omputih kat rumah teman tu le.

Teman bernostalgia dengan lagu . . . "Can't Buy Me Love" nyanyian the Beatles.



{Disclaimer: 11 foto yang dipaparkan di atas hanya merakamkan senario sebelum ketibaan dua orang sepupu si Amad di TKP. Foto-foto selepas Ajim dan Umar tiba tidak sesuai dipaparkan atas sebab-sebab teknikal. Para pembaca bayangkanlah sendiri apa dan bagaimana mungkin senarionya . Penulis bagaimana pun tidak harus dipertanggungjawabkan andainya 'bayangan' yang dibuat para pembaca nanti mengundang saman kerana berbaur 'fitnah' . . . he, he, he.}









 
dsuarang.blogspot.com