Saturday, September 6, 2014

Onward 68






Assalamualaikum and Greetings


While The Going Is Good . . . 




Friday 5 September 2014 was d day yours sincerely turned 68 . . . and thank you ALLAH for allowing YOUR humble being the privilege to continue to tread his feet on YOUR ground . . .  

These feet will one day fail to hold their stand on this d magnificent universe YOU created . . . as and when . . . YOU wish it to be so. 

Nevertheless, until then . . . ALLAH  d ALMIGHTY . . . this humble being of YOURS beg of YOU to shower him with much wisdom, strength and ability to always select and follow through d correct paths in continuing to tread his feet on YOUR precious ground . . . while the going is good.    

















Alhamdulillah. Aku bersyukur kepada Allah SWT yang masih mengizinkan aku menikmati segala keindahan hidup di alam ciptaan-NYA ini. 

Pada hari ulang tahun kelahiranku yang ke-68 aku beruntung kerana diraikan ahli-ahli keluarga terdekatku di rumah bertuah ini. 
































Ada disediakan pulut kuning dalam majlis sambutan HUT kelahiran aku ini . . . (ahli-ahli keluargaku tahu aku tidak begitu gemar akan kek  . . . apatah lagi yang ada terpasang lilin di atasnya untuk dihembus padam! )









































Tapi . . . mengapa pula ada kek berlilin  . . . di atas meja makan ini sekarang? 

Bukankah mereka tahu aku tidak gemar acara begini dalam menyambut hari ulang tahun kelahiranku?




































   






















Oh! Rupa-rupanya semua cucuku berhajat meniup lilin kek birthday atuk.

Jadi . . . ibu bapa mereka masing-masing telah berusaha ke arah menjadikan hajat mereka itu suatu kenyataan . . . dan . . . sebagai seorang datuk (yang bertolak ansur ... hehe) tak sampai pula rasa di hati untuk menghalang. 

























Hai . . . siapakah dua orang yang meniup lilin tadi? Nampak macam cucu-cucu dah remaja aje.


Oh, nak tau ye? Mereka itu cucu-cucu aku yang paling tua dan yang nombor dua tua ... hehe.













Ha ah . . .  nyalakan balik lilin-lilin . Ada lagi cucu-cucu aku yang menunggu giliran hendak meniup lilin itu. Dah macam tak sabar-sabar lagi ni . . . 

















Tiuplah cu . . . tiuplah sepuas hati . . . asalkan jangan sampai terbakar rambut atau kain cukup!








Acara Meniup Lilin Bermula 






 Ahmad Iman Iskandar






Azim Muqry Basrie





Ready





Steady





Go





Next





Umar Ilham Majid





Sekali hembus . . . padam






Bila turn saya ni ?





Biar Yan dulu . . . 





Ha padam pun . . . 

Dian Seri Aishah






Dah tiba turn saya . . . 

Aish Malik Basrie





Tarik nafas . . . 






Tahan nafas . . . 





Tiup . . . puf puf . . . 





Acah aje!





Camna nak buat ni?





"Pelan-pelan Aish", pujuk Opah . . . 






Cuba tiup lagilah . . . puf puf 







Alamak . . . ada satu yang tinggal . . . Mak Long aje selesaikan!




Inilah rupa kek HUT kelahiranku yang diadakan juga oleh anak-anak atas permintaan cucu-cucu aku.

Kek Aiskrim. Kalau menurut aku  . . . pulut kuning sudah mencukupi.



















Aku diminta memotong kek pula. Baru sebentar tadi aku potong pulut kuning. Alahai . . . lakukanlah saja apa yang dipinta anak cucu pada hari yang istimewa buat diriku ini. Mereka riang aku pun senang. 





































Keraian yang walaupun dilakukan secara ala kadar dan sederhana tetap memeriahkan suasana. 

Doa majlis memohon rahmat Allah SWT dibacakan sepertimana kebiasaan dilakukan dalam majlis-majlis kesyukuran di rumahku.   
Kali ini Halim yang membacakan doa itu. Terima kasih Halim.

Mudah-mudahan kita semua mendapat segala rahmat dan keberkatan-NYA. Amin. 



































Pulut kuning sudah dipotong dan dijamah tadi. Kini kek pula dipotong dan di bahagi-bahagikan kepada semua yang hadir. 




















































































Ada pula acara impromptu suap menyuap. Terkenang zaman mula berkahwin dulu. Zaman lawan bersuap-suapan antara pasangan pengantin di pelamin ketika bersanding . Zaman muda-muda le . . . 























































Aku dapat merasakan keikhlasan kasih sayang serta ikatan kemesraan semua mereka ini yang sentiasa amat dekat di hatiku. 































Semangat kekeluargaan yang mereka pamerkan juga  . . . fantastik.

Semoga sikap dan pegangan sebegini berkekalan hingga ke akhir masa.

































































































































































































































Terima kasih kepada semua yang menjadikan 5 September 2014 meriah sebagai hari yang istimewa buat seorang Abdul Majid Baharom.

Budimu segunung intan . . . Allah SWT sahaja yang mampu menganugerahkan balasan.  












































































































 Alhamdulillah ...
hingga kita berjumpa lagi










bamuda 
dsuarang.blogspot.com





3 comments:

intan said...

Salam Pak Uda...!

Wah,rupanya ada yang sedang merayakan Ulang Tahun,semua tampak ceria dan happy.

Sepertinya Intan dan Nani kenal dengan baju yang dipakai Pak Uda dan Mak Uda, terima kasih banyak karena sudah berkenan memakai baju pemberian kami, walau kami tak hadir di dsuarang tapi kehadiran kami terwakili oleh baju yang dipakai Pak Uda dan Mak Uda...he..he..he...

Pulut kuning dan kek Ulang Tahun tampaknya enak tuh...apalagi dinikmati bersama-sama dengan keluarga.

Ini ada Intan sedikit ucapan :

Aku mungkin bukanlah seorang pujangga
yang pandai dalam merangkai kata
Aku mungkin tidak bisa memberi setangkai bunga
Tapi setidaknya masih bisa kuberikan sepatah kata

SELAMAT ULANG TAHUN PAK UDA
Semoga selalu sehat sejahtera....Aamiin

bamuda said...



Salam Intanku (My Diamond)

. . . aku tidak memerlukan seorang pujangga yang pandai merangkai kata dan tidak juga mesti ada setangkai bunga simbol mesra . . .

. . . cukup punya seorang anak buah yang berada jauh di seberang sana menyampaikan ucapan dan doa seikhlas rasa . . . sempena hari istimewa . . .

Thanks for your fine thoughts Intan . . . and thanks for d baju you gave us. Surely fit us well.

Terima kasih daun keladi. . .

Anonymous said...

Selamat hari ulang tahun. Semoga sihat dan bahagia. Rasa macam nak join sekali tapi macam dah tak da ruang...